Ga Suka!!!

Kenapa mesti ada kata bermusuhan dalam kamus kehidupan?
Bermusuhan, berasal dari kata musuh yang artinya lawan atau pesaing atau apalah sebutannya. Bermusuhan atau bisa juga disebut dengan berantem, bertengkar, berselisih setidaknya pasti pernah dialami oleh semua manusia.

Setiap pertengkaran pasti dilandasi oleh suatu masalah. Masalahnya sendiri bisa saja berasal dari masalah-masalah yang lama dan telah tertimbun ataupun masalah yang muncul tiba-tiba dan langsung merubah suasana.

Efek atau akibat dari permusuhan itu sendiri ada banyak, yang pasti tali silaturahmi antara orang-orang yang saling bermusuhan menjadi putus. Peristiwa acuh tak acuh dipastikan terjadi. Dan yang lebih menyedihkan adalah banyak kata-kata yang “tidak enak” keluar dari sang pemilik lidah yang tidak bertulang alias orang yang sedang bermusuhan.

Aku pernah bermusuhan, mungkin aku lebih suka menyebutnya berantem. Berantem dengan kakak, teman maupun pacar. Masalahnya pun beragam, mulai dari sindiran, ejekan, kesalahan yang disengaja ataupun tidak sampai dengan masalah yang kita sendiri tidak ketahui. Untuk masalah sindiran maupun ejekan, sering kali dianggap sesuatu hal yang biasa. Istilah “becanda doang kok” pasti keluar apabila seseorang telah mengalami pertengkaran. Ingatlah, kita semua tidak mengetahui isi hati orang lain. Kadang apa yang kita anggap bercanda, menjadi sesuatu yang besar di hati orang lain. Aku pernah baca di suatu artikel, dan aku berusaha untuk selalu menerapkannya. Bunyinya, “Perlakukanlah diri sendiri menggunakan otakmu, tapi perlakukanlah orang lain menggunakan hatimu”.

Tiba-tiba berantem tanpa sebab. Sebenernya ini tidak mungkin terjadi, tapi terkadang ada salah satu pihak yang merasakan hal seperti ini. Pasti ada masalah, itu yang harus kalian ketahui, hanya saja pihak kita tidak menyadari akan masalah yang terjadi itu. Satu hal yang harus dicatat, manusia tidak mempunyai kemampuan untuk bisa membaca seluruh perasaan orang lain. Oleh sebab itu, apabila kita merasa tersakiti oleh orang lain, jangan biarkan jurang permusuhan itu terjadi tanpa disadari oleh lawan main kita. Terbuka, itu salah kuncinya.

Sejujurnya, aku termasuk orang yang paling tidak suka jika sedang berantem. Bahkan aku pernah menangis saat aku menyadari bahwa akan ada jarak di hati antara aku dan “musuh”ku itu. Makanya, aku sering merasa aneh dengan orang-orang yang selalu beranggapan bahwa berantem atau mempunyai musuh adalah suatu hal menyenangkan. Yap, itu pendapat mereka dan aku harus menghargainya. Hanya saja, aku kurang suka dengan perkataan seperti “Gw ga temenan sama dia juga ga rugi, masih banyak temen2 gw yang lain….”. Sedih aku mendengarnya, karena sesungguhnya setiap manusia pasti saling membutuhkan dan setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.

Dari pengalaman dan curhatan temen-temen, aku mulai belajar, belajar untuk lebih memahami cara menghadapi orang lain, belajar memandang dari sudut pandang orang lain dan sudut pandang dirinya. Agar aku bisa lebih dicintai di kehidupan ini.

Nb: Buat teman2ku yang sedang bertengkar

One thought on “Ga Suka!!!

Komentarnya ditunggu...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s