Medan Session 5

Alhamdulillah, akhirnya sampe juga di Medan lagi jam 22.15 tadi. Banyak kejadian menarik sebelum saya berada disini, tapi mungkin diceritainnya di beda postingan aja kali yah. Sudah lima kali aku di Medan, ga nyangka, anak rumahan yang tadinya belum pernah naik pesawat mendadak jadi anak sok gaul tapi tetep norak rantau yang suka keluar kota. Jujur ini bukan keinginanku untuk ‘tinggal lama’ di daerah orang dengan tujuan bekerja, tapi apa daya tangan tak sampai. Tuntutan pekerjaan.

@Bidadut on Twitter

Kerja itu ibadah, ibadah itu mendapatkan pahala, klo pahalanya banyak bisa masuk surga

Itu adalah sugesti dari dalam otakku untuk diriku sendiri. Semoga bisa beneran masuk surganya Allah ya… Amin.

@ Mess Primus Medan

“Ngungsi dulu sana…”, kata Mba Dian kepada Ka Andri (suaminya) yang saat itu berada di tempat tidur yang biasa aku gunakan di Mess.

Wew, ada apaan sih ini, terus kok kenapa itu koper segede kuburan ada di depan kamar, emang pada belom beresin koper yah? Perasaan udah pada di Medan dari lama deh, kataku dalam hati. Ternyata, selama ini, MEREKA TINGGAL SEKAMAR!!! So what? Mereka kan udah suami istri…

Oke, saya jelasin dulu isi mess dan penghuninya.

Mess Primus di Medan terletak di Perumahan Cemara Asri, di Jl. Bungur nomor 38, Medan, Sumatera Utara. Rumah berukuran 9m x 15m ini terdiri dari 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi.

Penghuni di Mess Primus Medan saat ini adalah:
1. Mas Ian, bapak satu anak yang ‘rela’ meninggalkan anak dan istrinya di Semarang demi masuk surga juga :p
2. Yao Ming, pemuda asal Jakarta, tepatnya kakak kelas waktu di Polman, punya keluarga dan calon pacar yang sempet ngedate dan pulang2 mobil udah pengok juga disini.
3. Ka Andri, seorang suami asal Palembang yang pengen masuk surga juga, baru menikah bulan Mei 2011 *klo ga salah*
4. Mba Dian, istri dari Ka Andri yang ikutan diboyong ke Medan padahal doi sebenernya ga betah disini
5. Ka Henky, seorang suami yang baru juga nikah
6. Citra, istri dari Ka Henky yang ikutan diboyong ke Medan, baru ketemu tadi
7. Nanda, baru juga sampe tadi malem, orangnya lagi nulis blog

Berhubung ini kamar hanya ada 3, seperti biasa 1 kamar (kamar tengah) khusus buat cewe-cewe. Ternyata eh ternyata, sebelum kedatanganku malam ini, 2 kamar (kamar depan n kamar tengah) dijadikan kamar bagi para suami istri itu. Dan sebab karena kedatanganku, MEREKA PISAH RANJANG! Dan koper besar tadi adalah barang2 punya salah satu istri yang terpaksa harus dipindahkan isinya ke kamar cewe2, kasian juga yah….

Jangan hukum saya karena telah ‘memisah ranjangkan’ kalian, salahkan saja bosku yang telah menugaskanku kesini. Hahahaha.
Jangan salahkan saya yang telah menunda kalian mempunyai momongan, salahkan saja bosku yang telah menugaskanku kesini. Hahahaha.
Jangan musuhi saya yang telah ‘membuat kalian tidak keramas’, salahkan saja bosku yang telah menugaskanku kesini. Hahahaha.

Tapi tenang, insya Allah ‘penderitaan’ kalian ini hanya berlangsung 2 minggu saja kok, setelah itu kalian bisa ‘menyatukan ranjang’, ‘mempercepat proses punya momongan’ dan ‘membuat keramas’. Hihihiiii, makanya, ikutan doain aku biar pulang cepet yah😉

Komentarnya ditunggu...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s