Berkurban Yuk!

Ummi: “Nda, udah didaftarin yah buat ikut kurban sapi tahun ini… Udah pas 7 orang”
Aku: “Dih mi, kan Nanda mesti bayaran kuliah bulan ini 2,5 juta, apa kabarnya kalo ikut kurban juga?”
Ummi: “Yawdahlah bisa, setahun sekali doang…”
Aku: “Emang patungannya berapaan?”
Ummi: “1,5 juta”
Aku: “Semoga ada rizkinya… Amin”

Sesaat setelah percakapan itu, otakku mulai deh hitung-hitung uang gaji bulan depan, uang absen, uang reimburse, utang yang belum kebayar, dan piutang yang belum ditagih. Jika dihitung secara kasar sih ku fikir cukup, cukup dalam arti ga akan banyak jalan-jalan ke mall, meniadakan rencana jalan-jalan ke luar kota yang mengeluarkan uang banyak, menghabiskan weekend dengan maen sama Diva dan kegiatan-kegiatan gratis lainnya. Hahahhaaaa.

Seminggu sebelumnya sempat terjadi percakapan antara aku dan Ari (temen kampus) tentang berkurban ini, status ym-nya yang bertuliskan “Udah pada kerja, nabung2 gan buat qurban” memang sempet jadi sentilan kecil buatku. KERENNYA adalah saat dia ngasih motivasi berupa hadist dari Rasulullah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (qurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dengan sanad shohih. Lihat Taudhihul Ahkam, IV/450)

Ih, sumpah, hadistnya memotivasi banget. Mungkin ga ada orang di dunia ini yang ga mau dicintai sama penciptanya 😀

Hukum Qurban

Dalam hal ini para ulama terbagi dalam dua pendapat. Ada yang mengatakan hukumnya wajib bagi orang yang berkecukupan dan ada pula yang mengatakan hukumnya sunnah mu’akkad (ditekankan). Sebagian ulama memberikan jalan keluar dari perselisihan ini dengan menasehatkan, “…selayaknya bagi mereka yang mampu, tidak meninggalkan berqurban. Karena dengan berqurban akan lebih menenangkan hati dan melepaskan tanggungan, wallahu a’lam.” (Tafsir Adwa’ul bayan, 1120).

Yakinlah…! bagi mereka yang berqurban, Allah akan segera memberikan ganti biaya qurban yang dia keluarkan. Karena setiap pagi Allah mengutus dua malaikat, yang satu berdo’a: “Yaa Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfaq.” Dan yang kedua berdo’a: “Yaa Allah, berikanlah kehancuran bagi orang yang menahan hartanya (pelit).” (HR. Bukhari 1374 & Muslim 1010).

Dengan segenap niat di hati, dengan janji Allah untuk lebih dicintai-Nya, dengan segala perhitungan keuangan bulan depan, dengan “dorongan” untuk berqurban dari Ummi, Bismillahirrahmanirrahim saya putuskan untuk berqurban lagi tahun ini. Semangatttt!!!!!!

Iklan

Komentarnya ditunggu...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s