First Time in Pasar Tebet

Siang ini tujuan kita awalnya cuma satu yaitu survei undangan ke Pasar Tebet. Aku dan cami sebagai orang yang sering browsing mengaku ikut terbujuk untuk “mengintip” harga kesana. Berbekal map dari streetdirectory.com jam 2an kita capcus.

Macettttttttttt, padahal ini hari sabtu dan padahal udeh pake motor! Kayaknya niatan beli mobil tahun ini batal deh *bahhh, pdhal emg blom ada budget buat beli. Wkwkwk*

Pasar Tebet, terletak di Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Jakarta.

Pusatnya pembuatan undangan ada di lantai basement pasar tersebut. Berjejer deh tuh, mulai dari lapak yang kecil tertutup sampai lapak yang besar tanpa sekat pun ada. Contoh undangan mulai yang dari ukuran kecil sampe segede bagong ada, warna mulai dari yang cerah hingga gelap pun ada. Harga variatif, hardcover ukuran paling kecil dikenakan biaya @3500 jika ambil 500 undangan. Untuk ukuran besar ya diperkirakan diatas @7000.

Setiap mau survei sesuatu, biasakan untuk mempunyai patokan terlebih dahulu yang bersumber dari internet.

Patokanku cuma satu, sample undangan yang aku beli online di kiranawedding.com, ketika pertama kali menunjukkan undangan tersebut ke beberapa toko, banyak yang menyebutkan angka yang fantastik, berkisar enam sampai tujuh ribu rupiah, mentoknya setelah ditawar sekitar 5000/undangan.

Mahallllllllllll *sapa sih yang bilang disini murah*

Berhubung udah males dengan harga yang ga turun-turun, akhirnya kita memutuskan untuk keluar dari pasar tersebut dan berniat untuk pesan undangan di kirana aja.

Saat menuju parkiran motor, aku melihat sebuah toko, lumayan banyak orang yang keluar masuk toko tersebut, jadi bikin penasaran, apalagi itu toko parfum (parfum jadi salah satu seserahan yang belum aku beli). Yuk liat kesana dulu.

Wangiiiiii, itu bau yang tercium ketika pertama masuk ke toko tersebut. Nada Cosmetics and Perfumery itu nama tokonya, berada persis di depan pasar tebet. Disambut oleh banyak sales disana dan langsung duduk manis buat nyium2 parfum.

Seperti biasa, Paris Hilton Hieries jadi nama parfum yang paling pertama aku sebut ketika berada di toko parfum. Wanginya ga berubah, tetep manis, sama seperti aku *pretttt*. Keingetan lagi akan parfum dari dua orang nci2 customer di Jne Sunter, wanginya tuh enakkkkkkk banget *menurutku*. Memberikan penjelasan seadanya ke sales dan berharap si sales menemukan parfum yang aku cari.

Voila! Seakan sang sales bisa membaca pikiranku. Akhirnya, aku menemukan wangi parfum yang aku cari. Hihihiiii. Britney Spears Fantasy Midnight, mungkin udah banyak yang tau klo parfum ini enak, atau udah banyak yang make, atau malah banyak juga yang ga suka wanginya. Whatever yang penting aku suka dan mulai saat ini aku memutuskan untuk mengganti wangiku dengan parfum ini *ketok palu*😀

Untuk parfum di toko ini menjual barang product dan barang tester, harganya lumayan bisa beda 100rbuan untuk barang tester (tanpa tutup botol dan kardus).

Parfum aku udah beres, sekarang giliran parfum buat si cami yang emang belum pernah konsisten akan wangi parfum yang dipakai. Si mas2 sales ngeluarin dah tuh berbagai macam merk, mulai dari yang wanginya super maskulin sampai yang wanginya buah nanas (kata mas nye, yang nanas ini rutin dibeli tiap bulan ama Naga Lyla *katanya*).

Mungkin sekitar 10 kertas yang udah disemprotin minyak wangi, sampai akhirnya deal sama satu wangi (Antonio Banderas for Men), eh malah yang ini stocknya abis sisa testernya doang. Nyium lagi. Mikir lagi. Parfum nanas kepunyaan artis itu dicium aneh juga. Jadi coret aja yah. Hahahaaa. Maap artis, hidung kita berbeda.

Setelah 30 menit berlangsung, akhirnya ditentukan bahwa si cami memilih parfum Sultan *keprok-keprok*, wanginya makin lama makin enak, ga terlalu mencolok, ga aneh dan yang bikin hepi adalah harganya yang mureh. Wkwkwkwkw.

Entah kenapa yang awalnya niat nyari undangan berujung jadi belanja parfum abis 450rebu *tepok jidad*

Sambil nyium2in tangan yang sudah disemprotkan parfum baru aku jadi ga bisa diem duduk di bagian belakang motor. Maklum, antara norak dan seneng. Klo dulu aku protes saat tau parfum Mba Dian harganya 300ribuan, sekarang jadi paham klo parfum asli ya emang segitu harganya. Untungnya parfumku udah dapet budget dari seserahan, jadi klo mahal, ya gpp😛

Mungkin ini hanya perasaan kita atau gimana, tapi aku ngerasa bahwa dari sekian pengunjung toko parfum tersebut, kita berdua doang yang berpenampilan biasa aja.😀

Pokoknya hari ini seneng, tft Fiance *love*

3 thoughts on “First Time in Pasar Tebet

Komentarnya ditunggu...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s