Jadi Istri yang Baik

Ga banyak kata yang terucap, hanya tangannya yang selalu menggenggam tanganku, hanya kecupannya di kening dan pipiku, hanya sentuhan tangannya yang mengelap air mataku.

“Jadi istri yang baik”
Mungkin kata-kata itu yang seharusnya aku ingat sampai aku mati. Pesan dari Abiku yang hari ini “mampir” di tubuh Uwa Sarni saat ada acara pengajian buat menjelang pernikahanku Sabtu ini.

“Jadi suami yang baik, jagain nanda yah, dia mah udah ga punya bapak”
Sedikit pesan untuk calon mantunya siang ini. Singkat. Tak banyak teguran, hanya pelukan erat untuknya.

Mungkin hanya sekitar 10menit pertemuanku denganmu, tapi tahukah kau, itu sangat berarti buatku Abi. Salam sayang dari anakmu. Alfatihah.

Komentarnya ditunggu...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s